Gunung Kelud Kediri, Jawa Timur

kondisi puncak gunung kelud kediri
Gunung Kelud Kediri, setelah meletus satu setengah tahun lalu, kondisinya saat ini sangat jauh berbeda. Puncak Gunung Kelud sudah tidak bisa dikunjungi, kita hanya diperkenankan sampai  batas radius 1 km. Dari radius ini kita hanya bisa menyaksikan material sisa-sisa erupsi yang menutupi seluruh kawasan gunung Kelud. Hamparan batu, pasir dan debu saja yang menjadi pemandangan tak berbatas.


Pegunungan yang dulunya hijau dengan rerimbunan pohon, sekarang nampak gundul dan gersang. Hanya gugusan bukit karang yang terlihat menonjol, menyembul diantara tumpukan material letusan. Aliran lahar juga terlihat jelas di beberapa anak sungai yang melintas diantara lembah-lembah. Tidak ada yang tersisa, panorama indahnya Gunung Kelud seperti sebelum terjadinya erupsi sudah tidak nampak lagi.

panorama gunung kelud sebelum meletus

kondisi gunung kelud setelah meletus
Gambar Atas, Gunung Kelud Sebelum Meletus
Gambar Bawah, Gunung Keleud setelah Meletus

keadaan gunung kelud kediri sekarang
Kiri; Sebelum Meletus, Kanan; Setelah meletus

Meskipun kondisinya sudah tidak seperti dulu, ternyata wisatawan tetap antusias berkunjung ke Gunung Kelud. Hampir setiap hari ada saja yang berkunjung, apalagi jika akhir pekan atau hari libur, parkir kendaraan tampak penuh. Pengunjung saat ini sudah tidak bisa membawa kendaraan hingga mendekati puncak. Kendaraan roda 4 harus diparkir sekitar 4 km sebelum puncak, sedangkan sepeda motor masih bisa lebih dekat dengan puncak. Karenanya bagi pengguna roda emapat, masih harus menggunakan jasa ojek dari lokasi parkir mobil, sampai ke batas parkir sepeda motor.

kawasan kunjungan gunung kelud kediri
Batas Pengunjung di Kawasan Puncak Gunung Kelud

jalan menuju gunung kelud kediri
Lokasi Parkir Mobil, Masih Jauh dari Puncak

lokasi puncak gunung kelud kediri
Panorama Alam dari atas area Gunung Kelud

Untuk masuk ke kawasan wisata Gunung Kelud, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 10.000,- per orang. Sedangkan parkir sepeda motor Rp. 3.000,-, nah bagi pengunjung yang naik mobil masih harus menambah biaya ojek sampai ke parkiran sepeda motor.

Sumber:
Wisata Gunung Kelud Kediri
104 Komentar untuk "Gunung Kelud Kediri, Jawa Timur"

Sayang banget ya mas sudah nggak hijau lagi tapi tetap menantang untuk dikunjungi

kalau dulu mungkin suasananya adem dingin , kalau lihat keadaanya yang gersang gitu apa gk panas ya?

ternyata mas ini seorang pendaki gunung juga...
kemarin imbas letusan gunung kelud walau tidak terlalu besar, tapi keluarga di tulung agung sempat juga merasakan imbasnya. tapi setelah letusan itu akan kembali subur lagi dan bisa membawa menfaat bagi masyarakat lagi, tapi tidak kapan ya mas bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

panas sih kayaknya gak juga, karena iklim di kelud kembali normal, namun mungkin tidak bisa leluasa lagi naik kepuncaknya.

tetap menarik bagi pendaki gunung sejati untuk mengunjunginya.


kalau saya sih kayaknya masih aja tetap suka dengan kelud walau udah berubah, karena perubahan gunung setelah meletuspun akan membawa manfaat bagi kehidupan manusia. tinggal kita yang harus bijak untuk memangaatkannya.

Wah mantep banget mas pemandangannya. Ini pemandangan sehabis meletus ya ??

betul mbah, setelahnya biasanya tanah menjadi subur,
dampak letusan kemarin memang luar biasa, hingga jauh luar kota.

satu setengah tahun setelah meletus mas, meletuskan feb 2014

panas banget, gersang diatas
sayang sekarang kalo kesana nggak bisa sampai puncak yang dulu

betul mbah, setelahnya biasanya menjadi sangat subur

Pemandangan gunung kelud Kediri ini sungguh mempesona mas, meskipun sudah gundul tapi tetep mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pendaki untuk bisa menaklukan gunung kelud tersebut

kalo gunung yang meletus yang juru kuncinya itu Mbah Marijan gunung apa yah saya lupa, bukan gunung yang ini ya?

pastinya mbah, saya juga suka naek gunung lho mbah :D

kenapa gitu mas? apa karna akses jalannya yang dah gak bisa dilalui kali

jalannya sudah ketimbun material, dan dibatasi pagar pada radius 1km

gunung merapi, magelang/jogja kang

Butuh waktu lama biar ditumbuhi tanaman hijau lagi :(

yah daerah saya meskipun cukup jauh dari gunung kelut, juga merasakan akibat dari letusan tersebut, abu letusan kelut sampai di daerah saya dan lumayan tebal juga.

Sayang banget gunung kelut udah nggak kayak dulu lagi, semoga nanti ada yang tergerak buat melakukan penghijauan di gunung kelut

Meskipun enggak bisa dikunjungi dalam jarak dekat, gunung kelud yang sudah meletus pun masih terlihat menarik untuk dijadikan sebagai tempat wisata alam, mas Wong...

Dulu banyak penghijauan yang indah dipandang mata, sekarang hanya hamparan batu, pasir dan debu saja... tapi masih memiliki daya tarik...Kalau jalan kaki dari parkir mobil, lumayan jauh ya, jadi mata pencarian ojek ojek deh,

sudah 1,5 tahun pasca meletus tapi belum numbuh lagi ya...

Ingin jalan-jaan ke Gunung Kelud ah, sekarang sudah aman kan mas ?

wah hebat banget mas gunung bisa ditaklukan ya, apalgi kalu dia sedang tidur pulas, asala jangan batuk aja. he,, he,, he, he,,

Asal sduah musim masuk musim hujan juga sudah mulai ada yang tumbuh mas di sana.

Inilah dampak terjadinya kekurangan air bersih ketika musim kemarau datang karena habisnya hutan atau pohon akibat letusan gunung dan salah satunya adalah gunung Kelud ini. Menanam pohon adalah solusinya mas ya.

tarif ojek sampai ke parkiran sepeda motor berapa ya mas kira2?

tarif ojek di gunung kelud 10.000 mba

betul, mempercepat penghijauan, kalo hujan tumbuh lagi

aman banget bang indra, siap menerima kedatangannya :)

lokasi dimana nih mas, pengen kesana,

sayang sekali ya tidak hijau lagi kaya dulu

Gresang sekali... sebelum dan sesudah meletus perbedaannya sangat nyata.. ckckk

Gresang sekali... sebelum dan sesudah meletus perbedaannya sangat nyata.. ckckk

wah, gersang banget sekarang ya...

Sangat terjangkau banget deh mas wong, eh bay de wey gunung kelud masih aktif nggak tuh agak serem juga kalau mau berkunjung kesana :O

Tapi masih tetap keren ya mas pemandangannya. Buktinya masih banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. Ditambah lagi biaya tiket yang tergolong relatif murah :)

sudah kembali normal lagi ya kang,bentar lagi musim hujan pasti tambah subur nanti pohon-pohonnya

Gunung nya indah banget ya gan. Dulu pas erupsi debu nya sampai di daerah Ane lho gan

Kok gersang gitu ya? Apa karena efek kemarau, atau memang belum direboisasi?

jauh beda banget ya sebelum dan sesudah meletus, mudah2an gunung kelud dapat asri kembali

Kalau liat foto diparkirannya sepertinya gunung kelud masih ramai juga ya mas, meskipun sudah tak seindah dulu?heu

Sudah banyak berubah, ya. Tapi masih tetap indah dan semoga semakin indah, seperti dulu lagi :)

Nanti kalau pas ke sana aku coba kontak deh....

Murah juga ya, dari pada jalan kaki mending naik ojek, itu sekali jalan atau pulang pergi kang ?

Kalau ngedenger puncak Gn kelud jadi inget sama mainan gambaran waktu kecil :)

untungnya Gunung Kelud masih berada di Kota Kediri - Jawa Timur, coba bayangin kalau gunung kelud ada di Cilembu...pasti dunia akan menjadi heboh...dan....Cilembu makin mendunia deh.

Hanya nama nya saja saya Mas Wong Gunung Kelud itu, rupa aslinya belum pernah saya menginjakan kaki di lereng gunung kelud itu.. Payah kan sayah.?

itu pendaki gunungnya pasti sudah punya nyali yang kuat ya mas :D

Saya Rindu dengan suasan gunung yang ranum dengan tumbuhan indah di sekitar nya loh Mas Wong? sueeer beneran Mase :D

Nanti kapan kapan mau saya pindahkan Gunung kelud di Kota Sumedang ah Mang biar makjleb masyrakat sumedang :D

Biasanya Gunung yang Indah selalu di selimuti Awan. tapi eeeh Mas Awanya sudah hadir duluan sebelum sang surya datang menghampiri :D

Sayang sekali ya Mas Wong padahal saya sudah Rindu dengan pesona indah nya gunung itu Mas :)

Magelang ke Malang kira kira berapa km ya Mas Wong.?

meskipun tidak bisa sampai ke atas puncaknya , panoramanya masih terlihat oke ya mas :D

Yang saya tau Gunung hanya bisa tengadah tinggi menjulang dengan pesona nya yang cantik dan menantang ya Mas? eh iya gak sih..?

Jika sudah tersiram air Pasti perubahan pada gunung akan nampak terlihat lain ya Mas.?

Semoga Gunung kelud setelah meletus segera memberi kehidupan baru di sekitar nya ya Mas. agar hamparanya yang dulu exotic semakin lebih menantang meskipun bencana pernah di lalui nya

Yang paling keren ada nama Wong Crewchild terpampang di papan pengumuman batas bahaya. :)

Akibat meletus gunung kelud jadi tampak gersang ya mas, dulu indah hijau banyak pohon-pohon...

Siapa sekarang yang jadi juru munci di Gunung kelud itu Mas Woing.?

ini salah satu gunung yang aku masukin dalam list yang mau aku kunjungin juga, tapi belum kesampean kapan hihihi. itu ada papan tulisannya wongcrewchild asik banget diiat heheh

palngnya ada yang betuliskan wongcrewchil ya. bayar berapa biar bisa bikin plang di sana. :D

nanti kalo kesana, cek lagi ya papannya masih ada apa nggak :)

pas kesana nggak ketemu kang, ketemunya sama juru parkir aja

butuh waktu supaya kembali hijau lagi,
mas diar kalo mau bisa nyiramin pake ember, supaya cepet hijai kembali :)

iya mas, kalo menurut saya eksotik :)

ya yg penting paham kondisi disana

jadi nggak kesana nggak apa2 kang, cukup tiap hari kunjungi blog saya aja :)

produknya gunung kelud ya mba :)

dengan jalannya waktu akan menghijau kembali

rame banget mas, khususnya kahir pekan dan hari libur

semoga setelah masuk bulan penghujan kembali hijau

memang kemarau dan kayaknya juga blom ada reboisasi

masih gersang sih, mungkin setelah penghujan kembali hijau

betul mas, umunya sih penasaran dengan dampak letusan dilokasi

masih aktif neng, cuma kalo habis meletus, istirahatnya agak panjang

betul mba, mungkin karena masih kemarau juga

betul mba, butuh waktu untuk pulih kembali

tinggal menunggu proses alam aja mba, butuh waktu

iya mas, jadi mata pencaharian mereka

betul uda, masih banyak yang penasaran berkunjung ke gunung kelud pasca meletus

smoga ada perhatian dari yg berwenang

biasanya akan semakin subur setelahnya

silahkan mas saud nyiramin pake ember tiap hari

ada juga yang mesti nunduk kalo mau lihat kang saud

deket kang, paling 700km aja, bisa ditempuh dengan jalan kaki :)

gunung yang dirumah aja kang saud, kalo rindu

surya masih sarapan kang, bentar lagi datang

saya malah pengin mindahih desa cilembu ke gunung kelud, supaya bebas menikmati ubi cilembu kapan saja nggak perlu jauh2

keren banget bisa punya foto sebelum dan sesudah

surya izin katanya mas wong takut asep :D

informasi menarik
ke gunung kelud bisa jadi alternatif liburan
terima kasih infonya

Saya heran dengan bentuk Gunung Kelud yang terlihat berantakan, berbeda dengan bentuk Gunung Penanggungan, G Welirang dan G Semeru di Jawa Timur; Gunung Sindoro, G Sumbing, G Merapi, G Merbabu, G Slamet, dll yang berbentuk kerucut "sempurna" seperti Gunung Fuji di Jepang. Ada beberapa kemiripan bentuk fisik Gunung tipe Stratovulcano seperti G Fuji dan G Semeru dan tinggi nya beda2 tipis. Ketinggian G Fuji (3.770 Mdpl) dengan G Semeru (3.676 Mdpl).

Silahkan komen dengan bijak dan sopan

Back To Top